Pernikahan tak hanya hidup berdua bersama pasangan. Lebih jauh dari itu kita juga"mengikatkan diri" pada keluarga, latar belakang, kebudayaan, dan kebiasaan pasangan.
Pernikahan tak hanya hidup berdua bersama pasangan. Lebih jauh dari itu kita juga"mengikatkan diri" pada keluarga, latar belakang, kebudayaan, dan kebiasaan pasangan.
Jangan dijadikan keinginan, hasrat, dan nafsu sebagai raja atas kita; menguasai dan mengendalikan kita. Sebaliknya, usahakan kendali selalu ada di tangan kita. Sehingga kitalah yg menyetirnya ke arah yang terbaik menurut kita.
kata-kata memiliki kekuatan positif untuk membangun, menghibur, dan menenangkan. Tapi juga memiliki kekuatan negatif yang berdampak sebaliknya. Jadi, pintar-pintarlah menggunakan dan mengarahkan kekuatannya.
Sebagian besa masalah yang timbul disebabkan oleh diri kita sendiri. Entah karena ketidaksabaran, kecerobohan, kseombongan, bahkan juga karena kepanikan dan kekuatiran berlebihan. Intinya jangan mempersulit diri sendiri.



